silahkan buat semua shohibuddin mengunjungi blog majalah ‘izzuddin yang baru ya…
alamatnya :
www.majalahizzuddin.com
semoga dengan adanya blog baru akan menambah wawasan ilmu kita…
barakllaufik..
Amat mengherankan perkaranya ketika dimunculkan satu pertanyaan i’tiqodiyah, “Di mana Allah?”, kita mendapatkan jawaban yang bermacam-macam dan berbeda-beda dari mulut-mulut kaum muslimin. Ada yang beranggapan bahwa tidak boleh mempertanyakan di mana Allah, tetapi tak sedikit pula yang menjawab, “Allah ada di mana-mana”, lebih ironisnya ada yang mengatakan, “Allah tidak di atas, tidak juga di bawah, tidak di sebelah kanan tidak pula di sebelah kiri, tidak di barat tidak di timur, tidak di selatan tidak juga di utara.”
Temen-temen, sungguh sangat memprihatinkan bila seorang muslim atau banyak muslim tidak mengetahui masalah pokok dalam agamanya ini, tapi apa hendak dikata bila memang realita yang ada menunjukkan demikian, satu fenomena yang cukup mu`sif (menyedihkan) menimpa ummat ini yang dilatarbelakangi dengan jauhnya dari Read more »
Tidak diragukan lagi, masing-masing kita mendambakan terciptanya suasana kebahagiaan, kebersamaan, dan ketentraman baik dalam urusan dunia maupun agama bahkan negara. Banyak usaha yang dilakukan tetapi nyatanya tidak menghasilkan apa yang diharapkan, sementara kita meyakini bahwa tidak ada satu kesulitan pun kecuali pasti ada jalan keluarnya. Allah berfirman, “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS Asy Syarhu / Alam Nasyrah: 6). Allah juga berfirman, “Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS Ath Thalaq: 4). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda dalam hadits Ibnu Abbas, “Ketahuilah, bahwasanya kemenangan bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan dan sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” Sudah saatnya untuk kita bercermin kepada segala upaya yang dikerahkan dalam membina kehidupan di keluarga, lingkungan, masyarakat, dan lebih luasnya lagi negara. Sudahkah kita jujur kepada Allah dan KitabNya, kepada Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Sunnahnya, dalam hal aqidah, akhlaq, ibadah, dan muamalah? Dimana hal ini adalah pintu masuk ruang kebahagiaan dan kebersamaan. Read more »
Kesalahmengertian banyak pihak terhadap makna cinta yang sesungguhnya, atau kesalahpamahan banyak orang dalam memaknai cinta, akhirnya menjadi sasaran empuk dunia bisnis entertainment. Cinta, yang selalu diidentikkan dengan geliat nafsu terhadap lawan jenis, akhirnya membentuk habitat bisnis nafsu. Bila cinta identik dengan nafsu, akan amat banyak makanan tidak sehat yang bisa disajikan. Ironisnya, kalau dijajakan secara apik dan menarik, dagangan maksiat itu dijamin laris manis,
Karena cinta adalah milik ambisi dan pasangan nafsu, maka cinta jenis itu mendorong para pemuja cinta untuk mengejar yang dicintai. Segala yang ia cintai, harus menjadi miliknya Read more »